Kapolres Jayapura dan 9 Polisi Terluka Saat Redam Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe Papua
Diterbitkan:
09 Mei 2026, 13:25 WIB
Fajarpost.web.id, Jakarta - Sepuluh polisi terluka saat meredam kerusuhan massa di Stadion Lukas enembe, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (9/5/2026). Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan juga menjadi korban dalam insiden tersebut.
"Korban luka 10 personel termasuk Kapolres Jayapura," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu (9/5/2026).
"Satu personel atas nama Ipda Muh Arjuna masih dirawat," lanjutnya.
Selain 10 personel Polri, satu warga juga terluka saat massa dengan beringas merusak fasilitas stadion dan membakar sejumlah kendaraan.
Cahyo menuturkan, kronologis kejadian bermula saat pertandingan dimulai pada pukul 17.00 WIT. Pada menit ke-46 babak pertama, Adhyaksa FC berhasil mencetak gol dan unggul 1-0 hingga pertandingan berakhir pada pukul 19.00 WIT.N
"Tidak lama setelah peluit panjang dibunyikan, sekitar pukul 19.16 WIT, sejumlah massa suporter yang berada di tribun turun ke lapangan dan melakukan pengejaran terhadap pemain Adhyaksa FC serta perangkat pertandingan," tutur perwira polisi berpangkat melati tiga ini.
"Situasi kemudian berkembang menjadi memanas sekitar pukul 20.00 WIT. Massa di sekitar stadion melakukan aksi perusakan fasilitas umum dan pembakaran sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar area Stadion Lukas Enembe," sambung dia.
Cahyo menambahkan, melihat situasi itu, Polda Papua bersama personel gabungan TNI-Polri segera melakukan langkah pengamanan, pengendalian massa, serta upaya pemulihan situasi guna mencegah meluasnya gangguan kamtibmas.
"Aparat keamanan langsung bergerak melakukan pengamanan dan pengendalian situasi agar kondisi dapat segera kembali kondusif. Personel gabungan langsung melakukan langkah pengamanan dan pengendalian massa guna mencegah situasi berkembang lebih luas. Hingga situasi di sekitar Stadion Lukas Enembe berangsur aman dan kondusif,” Cahyo.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, kericuhan dipicu oleh tingginya emosi dan kekecewaan sejumlah suporter terhadap hasil pertandingan serta keputusan wasit yang dianggap merugikan tim Persipura Jayapura.
Sumber: liputan6.com
